Pilkada 2020 Diusulkan Pakai E-Voting, Tapi Ada Kekurangannya TempoNasional
TEMPO.CO, Jakarta - saat pesta rakyat tersebut. Apalagi, pilkada berpotensi mengumpulkan banyak orang dalam satu tempat. Sehingga e-voting bisa jadi jalan keluar.'Pas Covid-19, berdasarkan Pasal 85 ayat 1 UU Pilkada dimungkinkan daring,' kata Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nurul Ghufron dalam konferensi pers virtual, Jumat, 11 September 2020.Ghufron mengatakan, meski memungkinkan menggunakan e-voting, sistem ini belum diatur secara detil.
Adapun keuntungannya, Ghufron menilai e-voting menjadikan Pilkada makin efisien dan efektiv mencegah kecurangan atas hasil penghitungan suara. 'Tapi masalahnya juga kesiapan,' katanya.Menurut Ghufron, penyelenggaraan Pilkada 2020 ini juga perlu didorong agar terlaksana dengan lancar tapi juga terlindungi dari Covid-19. Pasalnya, pada pemilu lalu, banyak penyelenggara pemilu dan saksi di TPS yang sakit hingga meninggal.
Singapore Latest News, Singapore Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pilkada 2020, Polda Sumut Petakan Daerah Rawan KonflikPolda Sumut juga menyiapkan pasukan cadangan mengantisipasi terjadinya konflik selama penyelenggaraan pilkada 2020.
Read more »
KPAI Minta Kampanye Pilkada 2020 Tak Libatkan Anak-anak'Dengan surat edaran ini, diharapkan praktik-praktik kampanye pemilihan di tingkat daerah tidak menyalahgunakan anak dalam kegiatan politik,'
Read more »
Tangkal Hoaks di Pilkada 2020, Polri Bakal Giatkan Patroli SiberPolri siap mengamankan Pilkada 2020 salah satunya terkait ancaman hoaks, hatespeech dan kampanye hitam di dunia siber
Read more »
Komnas HAM Rekomendasikan Pilkada 2020 DitundaKomisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) merekomendasikan agar pelaksanaan tahapan Pilkada 2020 ditunda.
Read more »
Bawaslu: Penundaan Pilkada 2020 akan Timbulkan Masalah |Republika OnlineMasalah seperti penyelenggaraan pemerintahan daerah, dan pengelolaan anggaran.
Read more »
Penempatan Personel Polri di Pilkada 2020 Berdasarkan Indeks Potensi KerawananAwi Setiyono mengatakan bahwa Polri membagi jumlah anggotanya untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada 2020 berdasarkan indeks potensi kerawanan.
Read more »